Perhatian tertuju pada arah pergerakan pasangan mata uang GBP/USD yang sedang mengalami rebound, apakah akan menembus level tertinggi sebelumnya?
26.11.2025
- Indeks Kondisi Ekonomi Asosiasi Manajer Pembelian Chicago, AS
- Indeks Permohonan KPR AS (MBA)
Pada hari sebelumnya, mata uang Kanada melemah terhadap yen. Nilai tukar dolar Kanada terhadap yen turun dari 111,246 menjadi 110,432. Terjadi tren penurunan yang sejalan dengan rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik per jam. Pada grafik 4 jam, terjadi koreksi ke bawah setelah harga menemui resistensi di level 20MA, sementara pada grafik harian, tren kenaikan di atas 20MA masih belum terputus.
Di antara mata uang Eropa, poundsterling menguat bersama yen Jepang pada waktu Amerika Serikat. Pasangan mata uang poundsterling/dolar AS naik dari 1,3094 menjadi 1,3213. Tren naik telah terbentuk sejalan dengan rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik per jam. Pada grafik 4 jam, harga telah kembali ke level tepat di bawah rata-rata pergerakan eksponensial 200 periode (200EMA), sementara pada grafik harian, harga telah menembus level tertinggi bulan ini. Tren penurunan yang berlangsung sejak akhir Juni tahun ini tampaknya sedang mengalami rebound sementara.
Indikator hari ini meliputi: pukul 10:00 pengumuman suku bunga kebijakan dan pernyataan RBNZ Selandia Baru, pukul 11:00 konferensi pers Gubernur RBNZ Selandia Baru Hawkesby, pukul 21:00 indeks permohonan hipotek MBA AS, pukul 22:30 jumlah permohonan tunjangan pengangguran baru AS, pesanan barang tahan lama AS,pukul 23:45 Indeks Manajer Pembelian Chicago AS, pukul 24:30 Persediaan Minyak Mentah Mingguan AS, pukul 26:00 Cadangan Gas Alam Mingguan AS, pukul 27:00 Lelang Obligasi 7 Tahun AS, dan pukul 28:00 Laporan Ekonomi Bank Sentral Regional AS (Beige Book). Perlu diperhatikan apakah pasangan mata uang Pound/Dolar AS yang sedang mengalami rebound dan kenaikan ini akan menembus level tertinggi baru, atau bagaimana arah pergerakannya.
