Akankah pound, yang sedang menguat terhadap dolar AS, terus naik? Perlu diperhatikan pergerakan harganya selama sesi Eropa.
25.11.2025
- PDB Jerman Kuartal Ketiga
- Penjualan Ritel AS
Pada hari sebelumnya, dolar AS menguat terhadap yen. Pasangan mata uang USD/JPY naik dari 156,272 menjadi 157,177. Pada grafik per jam, harga berpindah dari di bawah 20MA ke di atasnya.Pada grafik 4 jam, pergerakan sepanjang Bollinger Band +2σ terus berlanjut, sedangkan pada grafik harian, harga telah mencapai Bollinger Band +3σ. RSI bergerak di sekitar level 68.
Di antara mata uang Eropa, poundsterling menguat terhadap dolar AS. Pasangan mata uang GBP/USD naik dari 1,3080 menjadi 1,3117. Pergerakan harga ini melintasi rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik per jam.Pada grafik 4 jam, pound sedang mencoba menembus level tertinggi baru di atas 20MA, sementara pada grafik harian, 20MA bertindak sebagai resistensi yang membatasi kenaikan. Kita perlu memperhatikan arah pergerakan pound pada sesi Eropa hari ini untuk melihat apakah momentumnya akan terus berlanjut.
Indikator hari ini meliputi: PDB kuartal ketiga Jerman pada pukul 16:00, Survei Transaksi Distribusi CBI Inggris pada pukul 20:00, Indeks Harga Produsen AS dan Penjualan Ritel AS pada pukul 22:30,pukul 23:00 Indeks Harga Perumahan S&P/Case-Shiller AS, pukul 24:00 Indeks Keyakinan Konsumen AS, Penjualan Rumah Bekas yang Belum Diselesaikan AS, Indeks Manufaktur Federal Reserve Richmond AS, Persediaan Perusahaan AS, dan pukul 27:00 Lelang Obligasi 5 Tahun AS.Perlu diperhatikan pergerakan harga selama sesi Eropa untuk melihat apakah pound yang sedang menguat terhadap dolar AS akan terus naik.
