Perlu waspada terhadap ruang kenaikan lebih lanjut dari franc Swiss yang sedang menguat
23.10.2025
- Indeks Aktivitas Manufaktur Bank Sentral Kansas City, AS
- Survei Tren Bisnis CBI Inggris
Pada hari sebelumnya, dolar AS mengalami kenaikan tipis terhadap yen. Pasangan mata uang USD/JPY naik dari 151,499 menjadi 152,044. Kenaikan ini tertahan berkat dukungan dari rata-rata pergerakan 200 periode (200SMA) pada grafik per jam.Pada grafik 4 jam, tren naik yang sejalan dengan 20MA terus berlanjut, sementara pada grafik harian, RSI sedang naik dari 53 ke 60. Perlu diperhatikan bahwa pada sesi Asia hari ini, kurs telah menyentuh level 152,50 yen, sehingga perlu diwaspadai potensi kenaikan lebih lanjut pada sesi AS.
Di antara mata uang Eropa, franc Swiss menguat terhadap yen. Kurs franc Swiss terhadap yen naik dari 190,393 menjadi 190,948. Pergerakan harga ini melintasi rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik per jam. Pada grafik 4 jam, tren naik yang sejalan dengan rata-rata pergerakan 10 periode (10MA) terus berlanjut, dan pergerakan harga yang serupa juga terlihat pada grafik harian. Selain itu, pada sesi Asia hari ini, franc Swiss semakin menguat dan menyentuh level 191 yen.
Indikator hari ini meliputi: Survei Tren Bisnis CBI Inggris pukul 19:00, pengumuman suku bunga kebijakan dan pernyataan TCMB Turki pukul 20:00, data penjualan ritel Kanada pukul 21:30,pukul 22:00 pernyataan Anggota MPC Inggris Dingra, pukul 23:00 data penjualan rumah bekas AS, pukul 23:25 pernyataan Wakil Ketua FRB AS Bar, pukul 23:30 data cadangan gas alam mingguan AS, dan pukul 24:00 Indeks Aktivitas Manufaktur Federal Reserve Bank Kansas City.Selain itu, data permohonan tunjangan pengangguran baru AS yang semula dijadwalkan, terus ditunda akibat penutupan lembaga pemerintah AS. Perlu waspada terhadap ruang kenaikan lebih lanjut dari franc Swiss yang sedang menguat.
