Perlu diperhatikan arah pergerakan dolar AS yang menguat berkat hasil indikator ekonomi
27.03.2023
- Pernyataan Gubernur Bank Sentral Jerman, Nagel
- Indeks Kondisi Sektor Manufaktur Bank Sentral Dallas, AS
Pada akhir pekan lalu, mata uang AS menguat terhadap euro meskipun pesanan barang tahan lama bulan Februari turun bertentangan dengan perkiraan pasar, namun Indeks Manajer Pembelian (PMI) Komposit bulan Maret yang dirilis pada hari yang sama tercatat sebesar 53,3 dan tetap berada di atas angka acuan 50.Pasangan mata uang EUR/USD turun dari 1,0837 ke 1,0714. Penurunan terhenti saat menyentuh 200SMA pada grafik per jam. Pada grafik 4 jam, 75MA berfungsi sebagai support, sedangkan pada grafik harian, 200SMA hingga 10MA membentuk pola "perfect order".Karena tidak terlihat adanya divergensi yang signifikan pada RSI grafik mingguan, perlu diperhatikan kekuatan dolar AS.
Mata uang Eropa mengalami pelemahan terhadap dolar AS, seiring dengan melemahnya pound Inggris setelah data PMI sektor manufaktur dan jasa Inggris bulan Februari (angka awal) yang dirilis pada tanggal 24 menunjukkan penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Kurs pound terhadap dolar AS turun dari 1,2291 menjadi 1,2191. Kurs tersebut turun hingga mencapai level -2σ pada Bollinger Band grafik 4 jam.Dari sisi teknis, karena telah terjadi divergensi setelah RSI melampaui level 70, perlu diwaspadai apakah akan terjadi koreksi yang signifikan.
Indikator hari ini adalah neraca perdagangan Swedia pada pukul 15:00,pukul 16:00: Tingkat Kapasitas Produksi Turki, pukul 17:00: Indeks Sentimen Bisnis Ifo Jerman, pukul 17:30: Pernyataan Gubernur Bank Sentral Jerman Nagel, pukul 19:00: Tingkat Pengangguran Israel, pukul 20:00: Penjualan Ritel CBI Inggris,Meksiko - Neraca Perdagangan, pukul 23:30 AS - Indeks Kondisi Manufaktur Federal Reserve Dallas, pukul 24:30 AS - Lelang Obligasi 2 Tahun, pukul 26:00 Inggris - Pernyataan Gubernur Bank of England (BOE) Bailey, dan pukul 06:00 keesokan harinya AS - Pernyataan Anggota Dewan Federal Reserve Jefferson.Saya ingin mengamati dengan cermat arah pergerakan dolar AS yang menguat akibat hasil indikator ekonomi tersebut.
