Apakah pound yang menguat terhadap dolar AS akan terus naik atau kita harus menunggu dan melihat?
23.12.2025
- Beras・Pesanan Barang Tahan Lama
- Jumlah Penjualan Rumah Baru di AS
Pada hari sebelumnya, nilai tukar dolar AS terhadap yen melemah. Pasangan mata uang USD/JPY turun dari 157,699 menjadi 156,717. Pada grafik harian, harga telah berpindah dari di atas ke di bawah rata-rata pergerakan 20 periode (20MA). Pada grafik 4 jam, RSI anjlok tajam dari 78 menjadi 44, sementara pada grafik harian, harga sedang mengalami koreksi dari level +3σ Bollinger Band. Kita perlu memantau apakah harga akan terus merosot lebih dalam pada sesi pasar AS hari ini.
Di antara mata uang Eropa, poundsterling menguat terhadap dolar AS. Pasangan mata uang GBP/USD naik dari 1,3372 menjadi 1,3477. Terlihat pergerakan yang mengikuti garis +2σ Bollinger Band pada grafik per jam. Pada grafik 4 jam, pola pergerakan yang mengikuti garis +2σ Bollinger Band juga terlihat, sementara pada grafik harian, pasangan mata uang ini telah kembali ke level tertinggi sejak Oktober tahun ini.
Indikator hari ini meliputi: pukul 09.30 rilis notulen rapat RBA Australia, pukul 15.00 pesanan mesin perkakas Jepang, pukul 16.00 indeks harga impor Jerman, pukul 22.30 PDB riil AS,Deflator PCE Inti AS, PDB Riil Kanada, Produksi Industri AS, Tingkat Kapasitas AS, pukul 24:00 penjualan rumah baru AS, Indeks Aktivitas Manufaktur Richmond Fed AS, Indeks Keyakinan Konsumen Conference Board AS, dan pukul 27:00 lelang obligasi 5 tahun AS. Kita perlu mengamati dengan hati-hati apakah pound yang menguat terhadap dolar AS akan terus naik.
