Akankah dolar AS, yang melemah terhadap yen, terus merosot lebih dalam? Perlu diperhatikan pergerakan harga selama sesi perdagangan AS.
05.12.2025
- Pesanan Baru Sektor Manufaktur Jerman
- Kanada – Statistik Ketenagakerjaan
Pada hari sebelumnya, dolar AS melemah terhadap yen. Pasangan mata uang USD/JPY turun dari 155,542 menjadi 154,513. Pada grafik per jam, harga bergerak dari di atas 20MA ke di bawahnya.Pada grafik 4 jam, harga telah turun hingga garis dukungan 200SMA, sedangkan pada grafik harian, harga telah menembus ke bawah garis dukungan 20MA, dan pergerakan harga dari +3σ ke -2σ pada Bollinger Band mulai menunjukkan momentum yang semakin kuat.
Di antara mata uang Eropa, euro melemah terhadap yen. Pasangan mata uang euro/yen turun dari 181,288 menjadi 180,391. Harga telah menembus ke bawah garis support 200SMA pada grafik per jam dengan tubuh candle.Pada grafik 4 jam, terjadi koreksi dari Bollinger Band +2σ, sedangkan pada grafik harian, terlihat divergensi antara RSI dan pola candlestick. Selain itu, pergerakan harga yang terus menembus level terendah juga terlihat pada sesi Asia hari ini, sehingga perlu diwaspadai kemungkinan pelemahan euro lebih lanjut pada sesi Eropa.
Indikator hari ini meliputi: pukul 08.30 Survei Pengeluaran Rumah Tangga Seluruh Rumah Tangga Jepang, pukul 14.00 Indeks Tren Ekonomi Jepang, pukul 16.00 Pesanan Baru Sektor Manufaktur Jerman, Indeks Harga Perumahan Halifax Inggris, pukul 16.45 Produksi Industri Prancis, Indeks Produksi Manufaktur Prancis, Neraca Perdagangan Prancis,pukul 19:00: PDB Riil Zona Euro, pukul 22:30: Statistik Ketenagakerjaan Kanada, pukul 24:00: Indeks Keyakinan Konsumen Universitas Michigan AS, Pendapatan Pribadi AS, dan Deflator PCE AS, serta pukul 29:00: Saldo Kredit Konsumen AS.Apakah dolar AS yang melemah terhadap yen akan terus merosot ke level yang lebih rendah? Kita perlu mencermati pergerakan harga selama sesi pasar AS.
