Akankah pasangan mata uang dolar AS/yen yang sedang melemah terus menembus level terendah? Perlu diperhatikan pergerakan harga di awal pekan ini.
01.12.2025
- PMI Sektor Manufaktur Jerman
- PMI AS (Indeks Manajer Pembelian)
Pada akhir pekan lalu, dolar AS melemah terhadap yen. Pasangan mata uang USD/JPY turun dari 156,580 menjadi 155,985, sementara pasangan mata uang silang yen lainnya mengalami kenaikan.Pada grafik per jam, harga telah berpindah dari di atas ke di bawah garis 20MA. Pada grafik 4 jam, harga terus menembus ke level yang lebih rendah karena tertahan oleh garis 20MA di sisi atas, sedangkan pada grafik harian, harga saat ini berada di ambang batas untuk menembus garis 10MA yang sebelumnya berfungsi sebagai support.
Di antara mata uang Eropa, euro menguat terhadap dolar AS. Pasangan mata uang euro/dolar AS rebound dari 1,1554 menjadi 1,1607. Rata-rata pergerakan 200 periode (200SMA) pada grafik per jam berfungsi sebagai garis support.Pada grafik 4 jam, pengujian ulang setelah menembus di atas 200SMA telah selesai dan harga kembali menguat, sedangkan pada grafik harian, harga telah menaikkan level terendah dari level terendah bulan ini, sehingga sedang dalam proses membentuk pola double bottom.
Indikator hari ini meliputi: Izin Pembangunan Perumahan Selandia Baru pada pukul 06.45, Investasi Peralatan Jepang pada pukul 08.50, Pernyataan Gubernur Bank Sentral Jepang Ueda pada pukul 10.05, PMI Manufaktur Jerman pada pukul 17.55, PMI Manufaktur Zona Euro pada pukul 18.00, dan pada pukul 18.30,Saldo Kredit Konsumen Inggris, Pasokan Uang Inggris, PMI Manufaktur Inggris, pukul 23:45 PMI AS (Indeks Manajer Pembelian), pukul 24:00 Indeks Kondisi Manufaktur IS AS, dan pukul 24:30 pernyataan Anggota MPC Inggris, Dingla.Akankah pasangan mata uang USD/JPY yang telah melemah ini terus menembus level terendah? Kita perlu mengamati pergerakan harga di awal pekan ini dengan cermat.
