Akankah pasangan mata uang Pound-Yen yang terus menguat ini terus menanjak? Perlu diperhatikan pergerakan harganya selama sesi Eropa.
18.11.2025
- Pernyataan Anggota Dewan MPC Inggris, Pill
- Pertemuan antara Perdana Menteri Kota Takagi dan Gubernur Bank Sentral Jepang Ueda
Pada hari sebelumnya, dolar AS menguat terhadap euro. Pasangan mata uang EUR/USD turun dari 1,1625 menjadi 1,1581. Terjadi tren penurunan yang sejalan dengan rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik per jam. Pada grafik 4 jam, harga mengalami koreksi setelah menembus ke atas rata-rata pergerakan 200 periode (200SMA), sedangkan pada grafik harian, harga mengalami koreksi dari level tertinggi terbaru.
Di antara mata uang Eropa, pound menunjukkan penguatan setelah dolar AS. Pasangan pound/yen naik dari 203,135 menjadi 204,537. Tren naik telah terbentuk sejalan dengan rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik per jam. Pada grafik 4 jam, terjadi rebound yang didukung oleh rata-rata pergerakan 75 periode (75MA) di sisi bawah, sementara pada grafik harian, harga telah mencapai level +2σ pada Bollinger Band. Saat ini, harga sedang naik dengan momentum yang mendekati level tertinggi bulan lalu.
Indikator hari ini meliputi: pukul 09.30 rilis notulen rapat RBA Australia, pukul 15.30 pertemuan antara PM Takaichi dan Gubernur Bank Sentral Jepang Ueda, pukul 22.00 pernyataan Anggota MPC Inggris Pill, pukul 22.15 data permulaan pembangunan perumahan Kanada, pukul 22.30 indeks harga impor AS, pukul 23.15Produksi Industri, AS: Tingkat Kapasitas, pukul 24:00 AS: Pesanan Manufaktur, AS: Indeks Pasar Perumahan NAHB, pukul 24:30 AS: Pernyataan Anggota Dewan FRB Barr, pukul 25:00 AS: Pernyataan Birkin: Gubernur Bank Sentral Richmond, dan pukul 26:00 Inggris: Pernyataan Anggota MPC Dingla.Apakah pasangan Pound/Yen yang terus menguat akan memperpanjang kenaikan harganya? Kita perlu memantau pergerakan harga selama sesi Eropa.
