Apakah franc Swiss yang telah pulih terhadap yen akan mencetak rekor tertinggi baru? Perlu waspada terhadap pergerakan nilainya
23.09.2025
- PMI AS (Indeks Manajer Pembelian)
- PMI Sektor Manufaktur/Jasa Inggris
Pada hari sebelumnya, dolar AS melemah terhadap yen. Pasangan mata uang USD/JPY turun dari 148,376 menjadi 147,656.Garis rata-rata pergerakan 20 periode (MA) pada grafik per jam telah berpindah dari zona atas ke zona bawah. Pada grafik 4 jam, terlihat pergerakan harga yang naik hingga +2σ Bollinger Band sebelum kembali menguji garis rata-rata pergerakan 200 periode (SMA), sedangkan pada grafik harian, harga saat ini sedang menghadapi resistensi di garis rata-rata pergerakan 200 periode (SMA).
Di antara mata uang Eropa, franc Swiss menguat setelah euro. Nilai tukar franc Swiss terhadap yen naik dari 185,748 menjadi 186,523. Pada grafik per jam, harga telah berpindah dari di bawah 20MA ke di atasnya.Pada grafik 4 jam, harga secara bertahap menembus level tertinggi baru tepat di bawah 20MA, sedangkan pada grafik harian, 10MA berfungsi sebagai support, sehingga tren kenaikan yang dimulai bulan lalu terus berlanjut.
Hari ini, pukul 16:30 akan dirilis PMI Sektor Manufaktur/Non-Manufaktur Jerman, pukul 17:00 PMI Sektor Manufaktur/Jasa Zona Euro, pukul 17:30PMI Manufaktur/Jasa Inggris, pukul 18:00 pernyataan Anggota MPC Inggris Pill, pukul 19:00 Survei Tren Bisnis CBI Inggris, pukul 21:30 Neraca Transaksi Berjalan AS, pukul 22:45 Indeks Manajer Pembelian (PMI) AS,pukul 22:00 AS: Pernyataan Wakil Ketua FRB Bowman, pukul 23:00 AS: Pernyataan Bostic, Presiden Bank Sentral Atlanta, Indeks Kondisi Manufaktur Bank Sentral Richmond, dan pukul 25:35 AS: Pernyataan Ketua FRB Powell.Perlu diperhatikan pergerakan harga selama sesi AS untuk melihat apakah franc Swiss, yang telah pulih terhadap yen, akan mencetak rekor tertinggi baru.
