Apakah tren penguatan yen yang kembali terlihat ini akan berlanjut? Perlu diperhatikan pergerakan harga pada sesi pasar AS.
11.04.2025
- Produksi Sektor Manufaktur Inggris
- Indeks Harga Produsen AS
Pada hari sebelumnya, dolar AS menjadi mata uang terlemah selama sesi Eropa hingga sesi Amerika. Pasangan mata uang EUR/USD naik dari 1,0932 menjadi 1,1240. Terjadi tren naik yang sejalan dengan rata-rata pergerakan 10 periode (10MA) pada grafik harian. Pada grafik 4 jam, terlihat pergerakan yang sejalan dengan garis +3σ Bollinger Band, dan pada sesi Asia hari ini pun harga terus mencatatkan level tertinggi baru.
Di antara mata uang Eropa, pound sterling melemah terhadap yen. Pasangan mata uang GBP/JPY turun dari 189,593 menjadi 186,364.Garis rata-rata pergerakan 20 periode (MA) pada grafik per jam telah berpindah dari level atas ke bawah. Pada grafik 4 jam, pasangan mata uang ini terus bergerak naik turun di sekitar level 187 yen, sementara pada grafik harian, RSI sedang mencari arah di sekitar level 40. Perlu diperhatikan apakah pelemahan pound ini akan berlanjut hingga sesi perdagangan AS.
Hari ini, pukul 08.50 akan dirilis data Money Stock Jepang, pukul 15.00 data PDB bulanan Inggris dan Indeks Harga Konsumen Jerman, pukul 15.00 dataProduksi Industri, Inggris: Produksi Manufaktur, Inggris: Neraca Perdagangan, pukul 18:45 pernyataan Presiden ECB Lagarde, pukul 21:30 AS: Indeks Harga Produsen, pukul 23:00 AS: Indeks Keyakinan Konsumen Universitas Michigan, AS: Pernyataan Musalem: Presiden Fed St. Louis, dan pukul 24:00 AS: Pernyataan Williams: Presiden Fed New York.Apakah tren penguatan yen yang kembali terlihat ini akan berlanjut? Kita perlu mengamati pergerakan harga pada waktu AS dengan hati-hati.
