Perlu waspada terhadap ruang penurunan lebih lanjut euro yang telah melemah?
24.02.2025
- Indeks Harga Konsumen Singapura
- Selandia Baru: Penjualan Ritel
Pada hari sebelumnya, dolar AS melemah terhadap yen. Pasangan mata uang USD/JPY turun dari 151,467 menjadi 149,414. Terjadi tren penurunan yang sejalan dengan rata-rata pergerakan 10 periode (10MA) pada grafik per jam.Pada grafik 4 jam, RSI turun di bawah level 30 yang menandakan kondisi oversold dan mencapai 20. Pada grafik harian, harga telah turun hingga mencapai Bollinger Band -2σ. Perlu diperhatikan pergerakan harga selama sesi pasar AS untuk melihat apakah dolar AS akan terus melemah.
Mata uang Eropa mengalami pelemahan, di mana euro melemah terhadap yen setelah Indeks Harga Produsen (IHP) Jerman bulan Januari yang dirilis kemarin menunjukkan penurunan tahun ke tahun dari 0,8% pada bulan sebelumnya menjadi 0,5%, yang lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 1,3%.Pasangan mata uang euro/yen turun dari 157,863 menjadi 156,320. Penurunan ini terjadi karena harga terhalang oleh resistensi pada rata-rata pergerakan 10 periode (MA) pada grafik per jam. Pada grafik 4 jam, harga telah turun hingga mencapai Bollinger Band -3σ. Di sisi lain, pada sesi Asia hari ini, harga telah pulih kembali ke kisaran 157 yen-an bagian akhir.
Hari ini, pukul 08.30 akan dirilis Indeks Harga Konsumen Jepang, pukul 09.01 Survei Keyakinan Konsumen GFK Inggris, pukul 13.00 Indeks Harga Konsumen Malaysia, pukul 14.00 PMI Manufaktur/Jasa India, pukul 16.00 Penjualan Ritel Inggris,pukul 16.45 Indeks Sentimen Bisnis Prancis, pukul 17.15 Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur/Jasa Prancis, pukul 17.30 Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur/Jasa Jerman, pukul 18.00 Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur/Jasa Zona Euro, pukul 18.30 Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur/Jasa Inggris,PMI Manufaktur/Jasa, pukul 22:30 Penjualan Ritel Kanada, pukul 23:45 Indeks PMI AS, pukul 24:00 Indeks Keyakinan Konsumen Universitas Michigan AS, dan pukul 25:30 pernyataan Wakil Ketua FRB Jefferson AS.Perlu diperhatikan apakah akan terjadi pemulihan pada pasangan mata uang dolar AS/yen yang telah mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut.
