Meskipun data ketenagakerjaan AS menunjukkan hasil yang positif, perlu waspada terhadap potensi penurunan lebih lanjut nilai tukar dolar AS terhadap yen
13.01.2025
- Anggaran AS
- Turki: Neraca Transaksi Berjalan
Pada akhir pekan lalu, mata uang AS menguat segera setelah rilis data ketenagakerjaan AS bulan Desember pada tanggal 10, di mana tingkat pengangguran turun dari 4,2% pada bulan sebelumnya menjadi 4,1%, sementara jumlah tenaga kerja di sektor non-pertanian melampaui perkiraan pasar sebesar 164.000 menjadi 256.000.Pasangan mata uang USD/JPY naik dari 157,622 menjadi 158,871. Namun, momentum tersebut tidak berlanjut dan harga kembali turun ke level 157,231. Karena telah terjadi penurunan selama dua hari berturut-turut pada grafik harian, perlu waspada terhadap pergerakan harga pada sesi pasar AS hari ini.
Di antara mata uang Eropa, pound menjadi mata uang terlemah pada sesi waktu Amerika Serikat. Pasangan pound/dolar AS turun dari 1,2320 menjadi 1,2192. Penurunan ini berlanjut setelah harga menemui resistensi di garis rata-rata pergerakan 20 periode (MA) pada grafik harian. Pada grafik 4 jam, harga telah mencapai garis -3σ Bollinger Band, dan pergerakan serupa juga terlihat pada grafik harian. Kita perlu memantau pergerakan harga pada sesi Eropa untuk melihat apakah pound akan terus melemah terhadap dolar AS.
Indikator hari ini meliputi: Izin Pembangunan Perumahan Selandia Baru pada pukul 06.45, Neraca Perdagangan Tiongkok pada pukul 11.00, Perkiraan Tren Harga Swedia pada pukul 14.30, Neraca Transaksi Berjalan Turki pada pukul 16.00, Penjualan Ritel Ceko pada pukul 17.00, Neraca Transaksi Berjalan Ceko pada pukul 18.00,pukul 19:30 Indeks Harga Konsumen India, pukul 20:00 Indeks Leading Economic di Kanada, pukul 22:00 Neraca Transaksi Berjalan Filipina, pukul 24:00 Indeks Tren Ketenagakerjaan AS, pukul 25:30 Lelang Obligasi 6 Bulan AS, dan pukul 28:00 Neraca Anggaran AS. Meskipun data ketenagakerjaan AS menunjukkan kinerja yang baik, kita perlu waspada terhadap potensi penurunan nilai dolar AS terhadap yen.
Laporan Pasar Sebelumnya
17.04.2026
Apakah kita akan menunggu dan melihat ruang kenaikan dolar AS yang menguat terhadap yen?
16.04.2026
Apakah franc Swiss yang melemah akan pulih? Perhatian pun semakin tertuju pada pergerakan harga selama sesi Eropa
15.04.2026
Perlu diperhatikan ruang kenaikan euro yang menguat terhadap dolar AS
14.04.2026
Apakah kita akan memperhatikan pernyataan para tokoh penting dalam waktu Amerika Serikat sambil mencoba mengidentifikasi arah pergerakan nilai tukar mata uang?
13.04.2026
Perlu diperhatikan apakah dolar Kanada, yang melemah terhadap dolar AS setelah rilis data jumlah tenaga kerja, memiliki ruang untuk pulih
10.04.2026
Apakah franc Swiss yang melemah akan terus menguat terhadap yen, ataukah kita harus menunggu dan melihat?
09.04.2026
Apakah dolar AS yang melemah terhadap yen akan terus merosot, ataukah kita harus menunggu dan melihat pergerakan harganya?
08.04.2026
Perlu diperhatikan level resistensi mata uang Eropa yang menguat terhadap dolar AS
07.04.2026
Perlu waspada terhadap ruang penurunan dolar AS yang melemah akibat kekhawatiran terhadap situasi di Iran
06.04.2026
Perlu waspada terhadap lonjakan volatilitas yang tiba-tiba di tengah penutupan pasar di negara-negara utama
