Akankah kita mengamati dinamika kekuatan dan kelemahan mata uang setelah penutupan pasar?
25.12.2024
- Indeks Keyakinan Sektor Manufaktur Turki
- Thailand · Neraca Perdagangan
Pada hari sebelumnya, mata uang Kanada menguat terhadap yen. Pasangan mata uang CAD/JPY naik dari 108,936 menjadi 109,540. Pada grafik per jam, harga telah berpindah dari di bawah ke di atas 20MA.Pada grafik 4 jam, rata-rata pergerakan 10 (10MA) berfungsi sebagai garis dukungan, sedangkan pada grafik harian, pasangan mata uang ini sedang mencoba menembus garis resistensi rata-rata pergerakan eksponensial 200 (200EMA). Perlu diperhatikan apakah momentum dolar Kanada ini akan tetap terjaga setelah libur Natal.
Di antara mata uang Eropa, poundsterling menguat terhadap dolar AS. Pasangan mata uang GBP/USD naik dari 1,2518 menjadi 1,2574. Harganya naik dari bawah rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) ke level di atas rata-rata pergerakan 75 periode (75MA).Di sisi lain, pada grafik 4 jam, resistensi di level 20MA masih berlanjut, sehingga pound masih berada di tengah tren turun. Pada grafik harian, RSI telah turun hingga 38, namun masih memiliki ruang untuk turun hingga 30; oleh karena itu, perlu waspada terhadap kemungkinan penurunan pound yang berlanjut setelah koreksi.
Indikator hari ini meliputi: Indeks Leading Economic Index Jepang pada pukul 14:00, Pesanan Mesin Perkakas Jepang pada pukul 15:00, Neraca Perdagangan Thailand pada pukul 15:30,pukul 16:00 Tingkat Keterpakai Peralatan Turki dan Indeks Keyakinan Sektor Manufaktur Turki, pukul 20:30 Pasokan Uang India, serta pukul 25:00 Produksi Industri Rusia. Pasar di Eropa dan Amerika akan tutup karena libur Natal. Kami akan mengamati dengan hati-hati pergerakan nilai tukar setelah pasar tutup.
