Perlu diperhatikan ruang kenaikan lebih lanjut pada pasangan mata uang franc Swiss terhadap yen
26.11.2024
- Brasil – Indeks Harga Konsumen yang Diperluas
- Indeks Harga Beras dan Perumahan
Pada hari sebelumnya, pergerakan dolar AS terhadap yen menunjukkan fluktuasi naik-turun. Pasangan mata uang USD/JPY bergerak di kisaran 153,548 hingga 154,718. Pergerakan harga terlihat melintasi rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik per jam.Pada grafik 4 jam, pergerakan harga terhalang oleh resistensi di 20MA, sementara pada grafik harian, tampaknya harga akan menembus ke bawah 20MA yang sebelumnya menjadi support. Selain itu, pada sesi Asia hari ini, harga turun dengan momentum yang seolah-olah akan menembus level terendah kemarin, sehingga perlu diperhatikan pergerakan harga pada sesi AS.
Di antara mata uang Eropa, franc Swiss menguat terhadap yen. Kurs franc Swiss terhadap yen naik dari 172,630 menjadi 174,054. Pada grafik per jam, harga telah berpindah dari di bawah ke di atas rata-rata pergerakan 20 periode (20MA). Pada grafik 4 jam, harga telah pulih hingga tepat di bawah 20MA, sementara pada grafik harian, rata-rata pergerakan 200 periode (200SMA) berfungsi sebagai level support. Di sisi lain, karena pergerakan harga ke atas terhambat pada sesi Asia hari ini, kita perlu mencermati pergerakan harga selama sesi Eropa.
Indikator hari ini meliputi: Indeks Harga Jasa Korporasi Jepang pada pukul 08:50, Produksi Industri Singapura pada pukul 14:00, Neraca Perdagangan Hong Kong pada pukul 17:30, Indeks Harga Konsumen Luas Brasil pada pukul 21:00, Pernyataan Wakil Gubernur BOC Mendes dari Kanada pada pukul 22:05, dan Indeks Harga Perumahan ASIndeks Harga Perumahan AS, Indeks Harga Perumahan S&P Case-Shiller AS, pukul 24:00 Indeks Manufaktur Federal Reserve Richmond AS, Jumlah Penjualan Rumah Baru AS, pukul 27:00 Lelang Obligasi 5 Tahun AS, dan pukul 28:00 Rilis Notulen FOMC AS. Perlu diperhatikan ruang kenaikan lebih lanjut dari pasangan mata uang Franc Swiss terhadap Yen yang telah menguat.
