Perlu diperhatikan ruang kenaikan lebih lanjut dari franc Swiss yang sedang mengalami rebound
22.08.2024
- PMI Sektor Manufaktur/Jasa di Eropa
- PMI AS (Indeks Manajer Pembelian)
Pada hari sebelumnya, mata uang AS mengalami pelemahan terhadap yen setelah Indeks Permohonan KPR MBA AS yang dirilis kemarin menunjukkan penurunan dari 16,8% pada periode sebelumnya menjadi minus 10,1%. Nilai tukar dolar AS terhadap yen turun dari 146,235 menjadi 144,458.Garis rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik per jam telah berpindah dari zona atas ke zona bawah. Pada grafik 4 jam, 20MA berfungsi sebagai zona resistensi atas dan menghambat kenaikan, sementara pada grafik harian pun terlihat pergerakan yang serupa.
Mata uang Eropa menunjukkan pemulihan pada franc Swiss yang sebelumnya melemah. Kurs franc Swiss terhadap yen naik dari 169,714 menjadi 170,910. Kurs tersebut telah menembus garis resistensi 200SMA pada grafik per jam.Pada grafik 4 jam, harga telah naik dari -3σ hingga +2σ pada Bollinger Band, sedangkan pada grafik harian, tampaknya akan menembus garis resistensi 200SMA. Perlu diperhatikan apakah franc Swiss akan terus menguat terhadap yen selama sesi Eropa ini.
Hari ini, pukul 08.50 akan dirilis data Investasi Sekuritas Luar Negeri dan Dalam Negeri Jepang, pukul 12.00 Neraca Transaksi Berjalan Indonesia, pukul 13.00 Indeks Harga Konsumen Malaysia, pukul 14.00 PMI Sektor Manufaktur India, pukul 15.00 PDB Riil Norwegia,pukul 16.00 Indeks Keyakinan Konsumen Turki, pukul 16.15 PMI Manufaktur/Jasa Prancis, pukul 16.30 PMI Manufaktur/Jasa Jerman, pukul 17.00 PMI Manufaktur/Jasa Zona Euro, pukul 17.30PMI Manufaktur/Jasa Inggris, pukul 21:30 AS – Jumlah Permohonan Tunjangan Pengangguran Baru, pukul 22:45 AS – Indeks Manajer Pembelian (PMI) AS, dan pukul 23:00 AS – Jumlah Penjualan Rumah Bekas. Perlu diperhatikan ruang kenaikan lebih lanjut dari Franc Swiss yang sedang mengalami pemulihan.
