Apakah kita akan menunggu dan melihat kemampuan pemulihan franc Swiss, yang meski menjadi mata uang terlemah namun kini mulai menguat?
03.07.2024
- AS – Jumlah Permohonan Tunjangan Pengangguran Baru
- PMI Sektor Jasa Jerman
Pada hari sebelumnya, mata uang Kanada menjadi mata uang terkuat di pasar AS. Pasangan mata uang CAD/JPY naik dari 117,415 menjadi 118,181. Terlihat kenaikan harga yang sejalan dengan rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik per jam.Pada grafik 4 jam, terlihat pergerakan harga yang sejalan dengan garis +2σ Bollinger Band, sedangkan pada grafik harian, RSI telah mencapai level 77. Perlu diperhatikan apakah akan terjadi perubahan dalam tren penguatan atau pelemahan seiring dengan rilis data ekonomi pada sesi AS hari ini.
Di antara mata uang Eropa, franc Swiss menjadi mata uang terlemah menurut waktu AS. Nilai tukar franc terhadap yen turun dari 178,912 menjadi 178,343.Harga turun dari di atas ke bawah garis 20MA pada grafik per jam. Pada grafik 4 jam, harga turun hingga mendekati -2σ Bollinger Band. Pada grafik harian, harga turun hingga tepat di bawah garis 10MA. Di sisi lain, pada sesi Asia hari ini, harga kembali menguat dan terlihat kenaikan dari garis 10MA pada grafik harian.
Hari ini, pukul 10:30 akan dirilis Izin Pembangunan Perumahan Australia, pukul 10:45 PMI Caixin Tiongkok, pukul 14:00 PMI Sektor Jasa India, pukul 15:45 Neraca Anggaran Prancis,pukul 16.00 Indeks Harga Konsumen Turki, pukul 16.50 PMI Sektor Jasa Prancis, pukul 16.55 PMI Sektor Jasa Jerman, pukul 17.00 PMI Sektor Jasa Zona Euro, pukul 17.30 PMI Sektor Jasa Inggris, pukul 18.00Indeks Harga Produsen, pukul 20:00 Indeks Permohonan KPR MBA AS, pukul 21:15 Data Ketenagakerjaan ADP AS, pukul 21:30 Jumlah Permohonan Tunjangan Pengangguran Baru AS, Perdagangan Komoditas Internasional Kanada, Neraca Perdagangan AS,pukul 23:00: Pesanan Barang Tahan Lama AS, Indeks Kondisi Ekonomi Sektor Non-Manufaktur ISM AS, pukul 23:15: Pernyataan Presiden ECB Lagarde, dan pukul 27:00: Rilis Notulen FOMC AS. Kami ingin secara hati-hati menilai potensi pemulihan Franc Swiss, yang meskipun menjadi mata uang terlemah, saat ini sedang mengalami rebound.
