Perlu waspada terhadap pergerakan pasangan mata uang yen yang mengalami resistensi di level atas
28.03.2024
- Pasokan Uang di Eropa
- Pertumbuhan PDB
Pada hari sebelumnya, mata uang AS mengalami pelemahan terhadap yen meskipun Indeks Permohonan KPR MBA AS yang dirilis kemarin menunjukkan penurunan dari minus 1,6% pada pekan sebelumnya menjadi minus 0,7%. Pasangan mata uang USD/JPY turun dari 151,972 menjadi 151,026.Harga telah berbalik arah dari level atas ke bawah pada rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik per jam. Perlu diperhatikan bahwa pada sesi Asia hari ini, pasangan mata uang USD/JPY bergerak sideways, sehingga perlu diamati apakah pergerakan harga akan menjadi lebih aktif pada sesi Eropa.
Mata uang Eropa mengalami pelemahan terhadap yen setelah Indeks Keyakinan Konsumen Eropa bulan Maret dirilis kemarin dan tetap tidak berubah dari angka -14,9 pada bulan sebelumnya. Pasangan mata uang EUR/JPY turun sekitar 90 pip dari 164,420 menjadi 163,428. Harganya turun hingga ke bawah garis 200 SMA pada grafik harian.Pada sesi Asia hari ini, karena 200SMA masih menjadi zona resistensi atas, perlu diwaspadai kemungkinan penurunan lebih lanjut pada sesi Eropa.
Hari ini, pukul 08.50 Jepang: Investasi Sekuritas Luar Negeri/Dalam Negeri, pukul 09.00 Selandia Baru: Indeks Keyakinan Bisnis ANZ, pukul 09.30 Australia: Penjualan Ritel, pukul 13.00 Thailand: Indeks Produksi Manufaktur, pukul 16.00 Jerman: Penjualan Ritel, Inggris: PDB, pukul 17.00 Swiss: Indeks KOF, pukul 17.55 Jerman:Statistik Tenaga Kerja, pukul 18:00 Eropa - Pasokan Uang, pukul 21:30 AS - Jumlah Permohonan Tunjangan Pengangguran Baru, Kanada - PDB, AS - PDB, pukul 22:45 AS - Indeks Manufaktur Chicago, dan pukul 23:00 AS - Indeks Keyakinan Konsumen Universitas Michigan. Saya ingin mengamati dengan cermat pergerakan pasangan mata uang yen yang mengalami resistensi di level atas.
