Perlu diperhatikan apakah dolar AS yang melemah terhadap euro akan pulih kembali
26.03.2024
- Indeks Manufaktur Federal Reserve Richmond, AS
- Indeks Keyakinan Konsumen AS
Pada hari sebelumnya, dolar AS melemah terhadap euro. Pasangan mata uang EUR/USD naik dari 1,0801 menjadi 1,0842. Harga naik dari di bawah MA 20 pada grafik per jam hingga tepat di bawah MA 75. Pada grafik 4 jam, EUR/USD mengalami rebound dari Bollinger Band -2σ hingga garis tengah, dan pergerakan harga serupa juga terlihat pada grafik harian.Pada sesi Asia hari ini, tren kenaikan dari hari sebelumnya berlanjut, sehingga perlu diperhatikan apakah dolar AS akan melemah pada sesi Eropa.
Di antara mata uang Eropa, franc Swiss menjadi mata uang terlemah pada waktu Amerika Serikat. Pasangan dolar AS/franc naik dari 0,8964 menjadi 0,8999. Kenaikan ini terjadi setelah harga melompati rata-rata pergerakan 20 periode (MA) dari bawah ke atas.Pada grafik 4 jam, fase kenaikan yang didukung oleh level support 75MA terus berlanjut, sementara pada grafik harian, tren naik yang sejalan dengan Bollinger Band +2σ dapat diamati. Perlu diperhatikan apakah franc Swiss akan terus melemah.
Hari ini, pukul 08.30 akan dirilis Indeks Keyakinan Konsumen Westpac Australia, pukul 08.50 Indeks Harga Jasa Korporasi Jepang, pukul 14.00 Produksi Industri Singapura, pukul 16.00 Survei Keyakinan Konsumen GFK Jerman, pukul 17.30 Neraca Perdagangan Hong Kong, pukul 21.00 Indeks Harga Konsumen (IHK) Brasil, pukul 21.30 Pesanan Barang Tahan Lama AS,pukul 22:00 Indeks Harga Perumahan AS, pukul 22:00 Indeks Harga Perumahan S&P Case-Shiller AS, pengumuman suku bunga kebijakan dan pernyataan Hungaria, pukul 23:00 Indeks Manufaktur Federal Reserve Richmond AS, Indeks Keyakinan Konsumen AS, dan pukul 02:00 lelang obligasi 5 tahun AS. Kami ingin menilai dengan hati-hati potensi pemulihan dolar AS yang saat ini melemah terhadap euro.
