Perlu diperhatikan ruang kenaikan dolar AS terhadap franc yang sedang mengalami rebound
19.02.2024
- Harga Perumahan di Inggris - Rightmove
- Indeks Harga Konsumen Swedia
Pada akhir pekan lalu, mata uang AS mengalami lonjakan tajam sementara setelah indeks inti Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang dirilis pada tanggal 16 menunjukkan kenaikan baik secara tahunan maupun bulanan. Pasangan mata uang EUR/USD turun dari 1,0779 menjadi 1,0732. Setelah itu, dolar AS melemah, dan EUR/USD kembali menguat hingga 1,0787.Pada grafik 4 jam, pasangan EUR/USD berada tepat di bawah garis MA 75, sedangkan pada grafik mingguan (timeframe yang lebih tinggi), telah terbentuk dua candle bullish berturut-turut dengan bayangan bawah.
Mata uang Eropa mengalami pelemahan, seiring dengan melemahnya franc Swiss terhadap dolar AS akibat data produksi industri Swiss kuartal keempat yang dirilis akhir pekan lalu, yang memburuk dari angka sebelumnya sebesar 2,0% menjadi minus 0,4%. Pasangan mata uang dolar AS/franc Swiss naik dari 0,8786 menjadi 0,8839. Ini menandai penutupan harian positif pertama dalam tiga hari.Dari segi teknis, pasangan dolar AS/franc Swiss telah menembus ke atas rata-rata pergerakan mingguan 20 (20MA) dan sedang mencoba mencatatkan rekor tertinggi baru, sehingga pergerakan harga menjelang akhir pekan ini patut diperhatikan.
Indikator hari ini meliputi: pesanan mesin Jepang pada pukul 08.50, harga rumah Lightmove Inggris pada pukul 09.01, PDB riil Thailand pada pukul 11.30, indeks harga konsumen Swedia pada pukul 16.00, data ketenagakerjaan Israel pada pukul 20.00, dan produksi industri Kanada pada pukul 22.30. Kami ingin mengamati dengan cermat ruang kenaikan lebih lanjut dari pasangan mata uang dolar AS/franc Swiss yang saat ini sedang mengalami rebound.
