Apakah dolar AS, yang kini menjadi mata uang terkuat, akan terus menguat? Hal ini patut diperhatikan.
10.01.2024
- Indeks Harga Konsumen Norwegia
- Beras · Stok Grosir
Meskipun Wakil Ketua Federal Reserve (FRB) Barr menyatakan bahwa "masalah yang lebih penting bukanlah apakah akan ada kenaikan suku bunga tambahan tahun ini, melainkan sampai kapan tingkat suku bunga yang restriktif akan dipertahankan," dolar AS justru menjadi mata uang terlemah pada sesi perdagangan AS. Pasangan mata uang EUR/USD turun dari 1,0966 menjadi 1,091 dan bergerak di bawah garis rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik 4 jam. Kita perlu memperhatikan arah pergerakan dolar AS menjelang sesi perdagangan AS, apakah mata uang tersebut akan terus tertekan atau tidak.
Mata uang Eropa bergerak datar terhadap yen setelah Gubernur Bank Sentral Prancis, Villeroy de Galhau, menyatakan, “Jika target inflasi 2% telah tertanam dengan kokoh, pemotongan suku bunga pun mungkin terjadi. Waktu pemotongan suku bunga ECB akan bergantung pada data.”Pasangan mata uang euro/yen bergerak dalam kisaran sempit antara 157,191 dan 157,983, dan pada sesi Asia hari ini, pelemahan yen telah mendorong kurs hingga 158,414. Selain itu, pasangan mata uang silang yen lainnya juga mengalami kenaikan, terutama karena kenaikan euro yang signifikan, sehingga perlu waspada terhadap rilis data ekonomi selama sesi Eropa.
Indikator hari ini meliputi: pada pukul 16:00, Produksi Industri Jerman, Statistik Tenaga Kerja Turki, Produksi Industri Turki, Indeks Harga Konsumen Norwegia; pada pukul 16:30, Produksi Industri Hongaria; pada pukul 16:45, Neraca Transaksi Berjalan Prancis, Neraca Perdagangan Prancis; pada pukul 21:00, Indeks Permohonan KPR MBA AS; pada pukul 24:00, Persediaan Grosir AS;pada pukul 24:30 AS: Persediaan Minyak Mentah Mingguan, pada pukul 27:00 AS: Lelang Obligasi 10 Tahun, dan pada pukul 29:15 AS: Pernyataan Williams, Gubernur Bank Sentral New York. Apakah dolar AS, yang kini menjadi mata uang terkuat, akan terus menguat? Kita perlu mengamati dengan hati-hati.
Laporan Pasar Sebelumnya
21.04.2026
Perlu diperhatikan ruang penurunan Euro-Australia yang terus mencatatkan level terendah baru bulan ini
20.04.2026
Apakah kita akan menunggu dan melihat ruang kenaikan dolar AS yang menguat terhadap yen?
17.04.2026
Apakah franc Swiss yang melemah akan pulih? Perhatian pun semakin tertuju pada pergerakan harga selama sesi Eropa
16.04.2026
Perlu diperhatikan ruang kenaikan euro yang menguat terhadap dolar AS
15.04.2026
Apakah kita akan memperhatikan pernyataan para tokoh penting dalam waktu Amerika Serikat sambil mencoba mengidentifikasi arah pergerakan nilai tukar mata uang?
14.04.2026
Perlu diperhatikan apakah dolar Kanada, yang melemah terhadap dolar AS setelah rilis data jumlah tenaga kerja, memiliki ruang untuk pulih
13.04.2026
Apakah franc Swiss yang melemah akan terus menguat terhadap yen, ataukah kita harus menunggu dan melihat?
10.04.2026
Apakah dolar AS yang melemah terhadap yen akan terus merosot, ataukah kita harus menunggu dan melihat pergerakan harganya?
09.04.2026
Perlu diperhatikan level resistensi mata uang Eropa yang menguat terhadap dolar AS
08.04.2026
Perlu waspada terhadap ruang penurunan dolar AS yang melemah akibat kekhawatiran terhadap situasi di Iran
