Apakah franc Swiss, yang melemah terhadap dolar AS, akan pulih? Perhatian tertuju pada apakah mata uang tersebut akan menguat atau tidak
08.09.2023
- Indeks Harga Konsumen Jerman
- Kanada – Statistik Ketenagakerjaan
Mata uang AS kemarin mengalami pelemahan, meskipun jumlah permohonan tunjangan pengangguran baru AS yang diumumkan kemarin turun menjadi 216.000 dari 228.000 pada pekan sebelumnya.Dolar AS turun dari 147,866 menjadi 147,040. Lebih lanjut, pada sesi Asia hari ini, nilainya terus merosot hingga 146,584. Dari sisi teknis, pasangan mata uang USD/JPY telah menembus ke bawah garis rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik 4 jam dengan tubuh candle, sehingga perlu diwaspadai apakah pelemahan dolar AS akan berlanjut pada hari ini, menjelang akhir pekan.
Mata uang Eropa mengalami pelemahan, karena data ketenagakerjaan Swiss bulan Agustus yang dirilis kemarin menunjukkan tingkat pengangguran tetap sama dengan bulan sebelumnya, yaitu 2,1%, sehingga franc Swiss melemah terhadap dolar AS.Pasangan mata uang dolar AS/franc naik dari 0,8908 menjadi 0,8940. Tren kenaikan yang sejalan dengan rata-rata pergerakan 10 periode (10MA) pada grafik 4 jam di awal pekan ini terus berlanjut. Namun, pada sesi Asia hari ini, harga telah menembus di bawah 10MA pada grafik 4 jam dan mengalami koreksi, sehingga perlu diperhatikan kemampuan franc Swiss untuk pulih kembali pada sesi Eropa.
Hari ini, pada pukul 15:00 waktu Asia akan dirilis Indeks Harga Konsumen Jerman, pukul 15:45 Produksi Industri Prancis dan Indeks Produksi Manufaktur Prancis, serta pada pukul 17:00 waktu Eropa akan dirilis Neraca Perdagangan Taiwan,pada pukul 21:30 waktu AS akan dirilis data ketenagakerjaan Kanada dan tingkat utilisasi kapasitas kuartal kedua Kanada, pukul 22:00 pernyataan Wakil Ketua FRB AS, pukul 23:00 persediaan grosir AS, serta pukul 25:00 Indeks Harga Konsumen Rusia.Perlu diperhatikan apakah franc Swiss, yang sebelumnya melemah terhadap dolar AS, akan mengalami rebound atau tidak.
