Menjelang pertemuan ECB lusa, apakah arah pergerakan euro yang menunjukkan dukungan kuat di level bawah patut diperhatikan?
03.05.2023
- Pengumuman Suku Bunga Kebijakan dan Pernyataan FOMC AS
- Statistik Ketenagakerjaan Eropa
Pada hari sebelumnya, mata uang AS mengalami pergerakan naik-turun terhadap euro, seiring dengan data pesanan baru sektor manufaktur AS bulan Maret yang dirilis kemarin, yang mencatat angka 0,9%—melampaui angka sebelumnya sebesar minus 0,7% dan melebihi perkiraan pasar sebesar 0,8%.Pasangan mata uang euro-dolar AS bergerak mencari arah di kisaran 1,0942–1,1007 dan saat ini mengalami stagnasi di sekitar garis rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik 4 jam. Kita perlu mengamati dengan cermat apakah pertemuan FOMC hari ini akan menghasilkan arah yang jelas bagi pasangan mata uang euro-dolar AS.
Mata uang Eropa mengalami penguatan; euro menguat terhadap pound setelah Indeks Harga Konsumen (IHK) Uni Eropa bulan April yang dirilis kemarin naik menjadi 7,0% dari 6,9% pada bulan sebelumnya.Pasangan mata uang euro-pound naik dari 0,8764 menjadi 0,8824. Kenaikan ini terjadi setelah menembus ke atas rata-rata pergerakan 200 periode (200SMA) pada grafik per jam. Pada grafik mingguan, pasangan mata uang euro-pound menunjukkan pergerakan harga menuju batas atas garis tren naik, sehingga perlu diperhatikan apakah euro akan menguat menjelang akhir pekan.
Indikator hari ini meliputi: Indeks Harga Produsen dan Indeks Harga Konsumen Turki pada pukul 16:00, data ketenagakerjaan Uni Eropa pada pukul 18:00, Indeks Permohonan KPR MBA AS pada pukul 20:00, data tenaga kerja ADP AS pada pukul 21:15, Indeks Manajer Pembelian (PMI) AS pada pukul 22:45,pukul 23:00 Indeks Kondisi Ekonomi Sektor Non-Manufaktur ISM AS, pukul 23:30 Stok Minyak Mentah Mingguan AS, pukul 27:00 Pengumuman Suku Bunga Kebijakan dan Pernyataan FOMC AS, serta pukul 27:30 Konferensi Pers Ketua Fed AS Powell.Menjelang pertemuan ECB lusa, perlu diperhatikan arah pergerakan euro yang menunjukkan resistensi di level bawah.
