Perlu waspada terhadap perubahan volatilitas akibat Hari Senin Paskah
10.04.2023
- Turki · Neraca Transaksi Berjalan
- Beras · Stok Grosir
Pada akhir pekan lalu, di tengah libur Hari Jumat Agung yang membuat pasar di negara-negara Eropa dan Amerika tutup, dolar AS menguat terhadap euro menyusul rilis data ketenagakerjaan AS yang menunjukkan tingkat pengangguran turun 0,1 poin dibandingkan bulan sebelumnya.Pasangan mata uang EUR/USD turun dari 1,0923 menjadi 1,0877. Harga menembus di bawah rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik 4 jam dan turun ke sekitar -2σ pada Bollinger Band 4 jam. Dari sisi teknis, RSI harian EUR/USD menunjukkan pembalikan tren, menandakan bahwa pasangan mata uang ini telah memasuki fase koreksi. Perlu diwaspadai apakah dolar AS akan menguat menjelang waktu perdagangan AS.
Pada akhir sesi perdagangan AS, franc Swiss menjadi mata uang terkuat di Eropa, dan nilai tukar franc Swiss terhadap yen naik dari 145,184 menjadi 146,179.Pada sesi Asia hari ini, kurs tersebut telah menembus level tertinggi pekan lalu dan menyentuh 146,531. Jika pelemahan yen berlanjut akibat konferensi pers Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) baru, Ueda, hari ini, perlu diwaspadai apakah pergerakan penguatan franc akan mengarah ke level tertinggi harian terbaru di 147,492.
Hari ini, pada pukul 15:00 waktu Asia akan dirilis Survei Pengamat Ekonomi Jepang, pada pukul 16:00 waktu Eropa akan dirilis Tingkat Pengangguran Turki dan Neraca Transaksi Berjalan Turki, pada pukul 19:15 akan digelar konferensi pers pelantikan Gubernur Bank Sentral Jepang yang baru, Ueda, pada pukul 21:00 akan dirilis Produksi Mobil/penjualan mobil Brasil, pada pukul 23:00 waktu AS akan dirilis data persediaan grosir AS, pada pukul 24:30 akan ada lelang obligasi 6 bulan AS, dan pada pukul 29:15 akan ada pernyataan dari Gubernur Bank Sentral New York, Williams. Hari ini, pasar di negara-negara utama Eropa di luar AS akan tutup karena libur Paskah, sehingga perlu waspada terhadap volatilitas selama sesi Eropa.
