Perlu memantau dengan cermat potensi kenaikan nilai tukar euro menjelang akhir bulan
31.03.2023
- Indeks Harga Konsumen Eropa
- Pendapatan Pribadi di AS
Pada hari sebelumnya, mata uang AS mengalami pergerakan naik-turun terhadap yen setelah data PDB riil AS kuartal ke-4 yang dirilis kemarin menunjukkan angka 2,6%.Pasangan mata uang dolar AS/yen berfluktuasi di antara 132,189 dan 132,947, sehingga pergerakan pasar tampak tidak memiliki arah yang jelas. Namun, pada sesi Asia hari ini, pergerakan harga kembali mengarah ke atas dan telah menyentuh level 133,479. Kita perlu mencermati apakah kenaikan dolar AS akan berlanjut pada sesi pasar AS nanti.
Mata uang Eropa mengalami penguatan, dengan euro—yang menjadi mata uang terkuat menurut waktu AS—menguat terhadap dolar AS.Nilai tukar euro terhadap dolar AS naik dari 1,0823 menjadi 1,0925. Kenaikan ini menunjukkan kekuatan yang setara dengan level tertinggi bulan ini. Dari segi teknis, nilai tukar euro terhadap dolar AS terlihat bergerak di sepanjang garis +2σ pada Bollinger Band harian, sehingga perlu diperhatikan apakah hal ini akan berlanjut ke kenaikan lebih lanjut.
Indikator hari ini meliputi: pukul 16:00 Neraca Perdagangan Turki, pukul 16:55 Data Ketenagakerjaan Jerman, pukul 18:00 Data Ketenagakerjaan Zona Euro dan Indeks Harga Konsumen Zona Euro, pukul 21:30 PDB Riil Kanada, Pendapatan Pribadi AS, dan Deflator PCE AS,pukul 22:45 Indeks Manufaktur Chicago AS, pukul 23:00 Indeks Keyakinan Konsumen Universitas Michigan AS, pukul 24:00 pernyataan Presiden ECB Lagarde, dan pukul 28:05 pernyataan Williams, Presiden Bank Sentral New York AS.Kita perlu memantau dengan hati-hati ruang kenaikan euro menjelang akhir bulan.
