Akankah terjadi perubahan harga seiring dengan dirilisnya notulen FOMC? Perlu diperhatikan arah pergerakan dolar AS
23.11.2022
- Publikasi Notulen Rapat FOMC AS (1–2 November)
- Indeks Keyakinan Konsumen Universitas Michigan, AS
Pada hari sebelumnya, pasangan mata uang USD/JPY mengalami penurunan seiring dengan turunnya Indeks Dolar AS ke level 107,1. USD/JPY turun sekitar 130 pip dari 142,240 menjadi 140,906.Meskipun terlihat sedikit rebound pada sesi Asia hari ini, rentang pergerakan harga masih terbatas menjelang Hari Thanksgiving AS pada tanggal 24. Namun, karena hari ini akan dirilisnya notulen rapat FOMC AS, perlu diperhatikan apakah pasangan mata uang ini akan menembus di atas rata-rata pergerakan harian 20 (20MA) dan kembali ke tren naik.
Mata uang Eropa mengalami pergerakan naik-turun terhadap yen, seiring dengan data neraca transaksi berjalan Uni Eropa bulan September yang dirilis kemarin, yang menunjukkan perbaikan dari angka sebelumnya sebesar minus 26,3 miliar euro menjadi minus 8,1 miliar euro. Pasangan mata uang euro/yen naik dari 144,879 menjadi 145,708.Pada sesi Asia hari ini, pasangan mata uang tersebut kembali mencoba naik dan saat ini bergerak di sekitar level 145,934. Karena telah menembus batas atas garis tren penurunan pada grafik 4 jam, perlu diperhatikan apakah pasangan ini akan terus menguat menjelang sesi Eropa.
Hari ini, pukul 17:15 akan dirilis PMI Sektor Manufaktur/Jasa Prancis, pukul 17:30 PMI Sektor Manufaktur/Jasa Jerman, pukul 18:00 PMI Sektor Manufaktur/Jasa Zona Euro, pukul 18:30PMI Manufaktur/Jasa, pukul 21:00 Indeks Permohonan KPR MBA AS, pukul 22:30 Jumlah Permohonan Tunjangan Pengangguran Baru AS, Pesanan Barang Tahan Lama AS, pukul 23:45 PMI Manufaktur/Sektor Jasa, pukul 24:00: Penjualan Rumah Baru AS, Indeks Keyakinan Konsumen Universitas Michigan AS, pukul 24:30: Pernyataan Anggota MPC Pil dari Inggris, Persediaan Minyak Mentah Mingguan AS, dan pukul 28:00: Rilis Notulen FOMC AS.Kita perlu mencermati arah pergerakan dolar AS untuk melihat apakah akan terjadi perubahan harga seiring dengan rilis notulen FOMC.
