Perlu diperhatikan apakah pound, yang sebelumnya menguat, akan memasuki fase koreksi ke bawah
21.11.2022
- Indeks Harga Produsen Jerman
- Pernyataan Gubernur Bank Sentral Jerman, Nagel
Pada akhir pekan lalu, di pasar mata uang AS, dolar Kanada menjadi mata uang terlemah sejak sesi Eropa hingga sesi AS. Pasangan mata uang dolar Kanada terhadap yen turun sekitar 100 pip dari 105,416 menjadi 104,339.Pada grafik 4 jam, pola segitiga menurun (descending triangle) sedang terbentuk dengan level tertinggi yang secara bertahap menurun. Jika pola penurunan level tertinggi ini berlanjut hingga sesi pasar AS, ada kemungkinan pasangan mata uang ini akan menembus di bawah level support saat ini di 104,353, sehingga perlu waspada terhadap potensi penurunan lebih lanjut.
Mata uang Eropa: Pound, yang sebelumnya menguat terhadap dolar AS, kini bergerak mendatar di batas atas garis tren naik. Pasangan mata uang Pound/Dolar AS bergerak mencari arah di kisaran 1,1854–1,1948, dan pergerakan di sekitar rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik per jam terus berlanjut sepanjang hari.Pada sesi Asia hari ini, pasangan mata uang tersebut menembus di bawah rata-rata pergerakan 20 periode (MA) pada grafik per jam dan turun hingga 1,1845. Karena pasangan pound-dolar AS juga sedang menembus di bawah rata-rata pergerakan 20 periode (MA) pada grafik 4 jam, perlu diperhatikan apakah pasangan ini akan turun hingga level terendah terbaru pada grafik 4 jam di 1,1764.
Hari ini, pada pukul 16:00 waktu Eropa akan dirilis Indeks Harga Produsen Jerman dan Tingkat Kapasitas Produksi Swedia; pukul 17:00, Jumlah Kedatangan Wisatawan Asing Turki; pukul 17:30, Indeks Harga Konsumen Hong Kong; pukul 18:05, pernyataanpernyataan Wakil Gubernur BOE Kanlif, serta pada pukul 22:30 waktu AS akan dirilis Indeks Aktivitas Nasional Federal Reserve Chicago AS, pukul 23:30 utang pemerintah pusat Turki, pukul 25:30 lelang obligasi 2 tahun AS,pukul 02:30 Jerman – Pernyataan Gubernur Bank Sentral Jerman Nagel, pukul 03:00 AS – Lelang Obligasi 5 Tahun. Kita perlu mengamati dengan cermat apakah pound yang sebelumnya menguat akan memasuki fase koreksi turun.
