Apakah pengumuman indikator berdasarkan waktu AS akan memperjelas kekuatan dan kelemahan mata uang?
09.11.2022
- Williams (AS): Pernyataan Gubernur Bank Sentral New York
- Indeks Permohonan KPR MBA AS
Pada hari sebelumnya, mata uang AS mengalami pelemahan terhadap euro seiring dengan penurunan imbal hasil obligasi AS baik jangka pendek maupun jangka panjang. Pasangan mata uang euro/dolar AS naik sekitar 120 pip dari 0,9972 menjadi 1,0096.Hal ini menyamai level tertinggi terbaru pada 27 Oktober. Karena kenaikan kemarin telah menyelesaikan pengujian ulang terhadap garis tren penurunan, perlu diperhatikan pergerakan pasangan mata uang euro-dolar AS ini untuk melihat apakah akan terus bergerak ke arah atas dengan disertai koreksi jangka pendek.
Mata uang Eropa menunjukkan bahwa kenaikan pound yang sebelumnya menguat mulai melambat, sehingga pasangan euro-pound berada dalam kondisi seimbang. Saat ini, pasangan euro-pound bergerak di sekitar level 0,8723, dan RSI pada grafik harian menunjukkan tren kenaikan ringan dari sekitar garis tengah 50.Pada grafik mingguan, pasangan euro-pound mengalami kenaikan yang didukung oleh garis rata-rata bergerak 75 (75MA) sebagai level support, sehingga perlu diperhatikan apakah euro akan terus menguat seiring berjalannya waktu.
Hari ini, pada pukul 17:00 waktu Eropa, Williams dari AS:Gubernur Bank Sentral New York, pukul 18:05 pernyataan Asisten Gubernur RBA Australia Block, pukul 21:00 Indeks Permohonan KPR MBA AS, serta pada waktu Amerika pukul 22:00 pernyataan Anggota MPC Inggris Haskell, pukul 24:00 Stok Grosir AS (angka final),pukul 24:30 AS: Persediaan Minyak Mentah Mingguan, pukul 25:00 AS: Pernyataan Birkin, Gubernur Bank Sentral Richmond, pukul 25:30 Inggris: Pernyataan Kanrif, Wakil Gubernur Bank of England, serta pukul 27:00 AS: Lelang Obligasi 10 Tahun.Apakah rilis indikator berdasarkan waktu AS ini akan memperjelas kekuatan mata uang? Kita perlu mengamati perkembangan ini sambil tetap waspada terhadap hasil pemilu sela AS.
