Perlu waspada apakah tren penjualan yen akan berlanjut pada hari terakhir bulan ini
31.10.2022
- Penjualan Ritel di Jerman
- Indeks Aktivitas Manufaktur Bank Sentral Dallas, AS
Pada akhir pekan lalu, mata uang AS mengalami pemulihan tipis dengan Indeks Dolar naik ke level 110,8, sehingga pasangan mata uang EUR/USD turun sekitar 70 pip dari 0,9997 menjadi 0,9926.Pasangan mata uang euro-dolar AS telah menghentikan kenaikan sejak pertemuan ECB akhir pekan lalu dan kini menunjukkan tren penurunan, dengan harga turun hingga menguji ulang garis tren penurunan yang dimulai sejak Februari tahun ini. Kita perlu mengamati dengan hati-hati apakah penurunan ini akan berlanjut hingga level garis tren penurunan di sekitar 0.9849, atau apakah harga akan kembali naik.
Di antara mata uang Eropa, poundsterling yang telah menguat sejak Perdana Menteri baru Sunak dilantik, mengalami kenaikan terhadap yen. Pasangan mata uang GBP/JPY naik dari 168,858 menjadi 171,337. Kenaikan ini mencapai sekitar 2,4 yen, jauh melampaui level psikologis 170,00.Selain itu, seiring dengan penguatan umum pasangan mata uang silang terhadap yen selama sesi Asia hari ini, pasangan pound-yen mencatat level 172,130. Angka ini menandai rekor tertinggi tahun ini. Perlu diperhatikan apakah pound-yen akan terus menguat seiring dengan aksi jual yen menjelang sesi pasar AS.
Hari ini, pada pukul 16:00 waktu Eropa akan dirilis data Penjualan Ritel Jerman, pukul 16:30 data Penjualan Ritel Swiss, pukul 18:30 data Persetujuan KPR Inggris, Saldo Kredit Konsumen Inggris, dan Pinjaman Sekuritas Perumahan Inggris, pukul 19:00 data Indeks Harga Konsumen (angka awal) Uni Eropa dan PDB Kuartal Ketiga Uni Eropa, serta pada pukul 21:00 waktu AS akan dirilis data Neraca Perdagangan Afrika Selatan,pukul 22:45 Indeks Manufaktur Chicago, dan pukul 23:30 Indeks Aktivitas Manufaktur Federal Reserve Dallas. Perlu diwaspadai apakah tren penjualan yen akan berlanjut pada hari terakhir bulan ini.
