Perlu diperhatikan ruang kenaikan dolar AS terhadap yen yang memiliki momentum kenaikan yang kuat
23.08.2022
- Jumlah Penjualan Rumah Baru di AS
- PMI Sektor Manufaktur/Jasa Inggris
Pada hari sebelumnya, mata uang AS menguat seiring dengan kenaikan imbal hasil obligasi AS, dan pasangan USD/JPY naik dari 136,699 menjadi 137,644.Pada sesi Asia hari ini, pasangan mata uang tersebut mencoba naik kembali, namun momentumnya tidak berlanjut dan akhirnya turun kembali ke level 137,099. Dari segi teknis, pasangan USD/JPY telah membentuk pola double bottom dengan level terendah yang semakin tinggi pada grafik 4 jam, sehingga pergerakan naiknya berlanjut. Oleh karena itu, perlu diperhatikan apakah pasangan ini akan kembali naik setelah mengalami koreksi turun hingga ke level 20MA pada grafik 4 jam.
Mata uang Eropa menunjukkan pelemahan euro terhadap pound. Pasangan mata uang euro-pound turun sekitar 60 pip dari 0,8493 menjadi 0,8434. Penurunan ini terjadi setelah menyentuh batas atas saluran kenaikan pada grafik 4 jam. Pada grafik harian, terlihat pola di mana level tertinggi dan terendah terus menurun, sehingga pergerakan harga menjelang sesi pasar AS perlu dipantau dengan cermat.
Hari ini, pada pukul 16:00 waktu Eropa akan dirilis Indeks Keyakinan Konsumen Turki, pukul 16:15 PMI Manufaktur/Jasa Prancis (angka awal), pukul 16:30 PMI Manufaktur/Jasa Jerman (angka awal), pukul 17:00 PMI Manufaktur/Jasa Zona Euro (angka awal),pukul 17:30 Indeks PMI Manufaktur/Jasa Inggris (angka awal), serta pada waktu Amerika pukul 22:45 Indeks PMI Manufaktur/Jasa AS (angka awal), pukul 23:00 data penjualan rumah baru AS, dan pukul 26:00 lelang obligasi AS bertenor 2 tahun. Kami akan mengamati dengan cermat ruang kenaikan dolar AS terhadap yen yang saat ini menunjukkan kekuatan kenaikan yang kuat.
