Perlu diperhatikan arah pergerakan dolar AS yang semakin menguat akibat spekulasi kenaikan suku bunga di AS
13.06.2022
- Produksi Industri Inggris
- Turki: Produksi Industri dan Pertambangan
Mata uang AS pada akhir pekan lalu mengalami penguatan secara umum menyusul hasil Indeks Harga Konsumen (IHK) AS bulan Mei yang melampaui perkiraan.Pasangan mata uang pound sterling terhadap dolar AS turun lebih dari 250 pips, dari 1,2516 menjadi 1,2262. Pergerakan harga saat ini mengarah ke level terendah bulan lalu di 1,2153. Kenaikan CPI AS dari 8,3% pada bulan sebelumnya menjadi 8,6% memicu kekhawatiran bahwa laju kenaikan suku bunga AS akan semakin cepat.
Mata uang Eropa, termasuk euro, juga melemah terhadap dolar AS, dengan pasangan euro/dolar AS turun sekitar 160 pip dari 1,0642 menjadi 1,0475. Pasangan euro/dolar AS mengalami penurunan karena tertahan di bawah rata-rata pergerakan harian 75 (75MA), dan karena RSI belum mencapai 30 dan berada di sekitar 38,5, kita perlu waspada terhadap kemungkinan penurunan lebih lanjut seiring dengan rilis data ekonomi.
Hari ini, pada pukul 15.00 waktu Asia, akan dirilis data Produksi Industri Inggris, Output Manufaktur Inggris, dan Neraca Perdagangan Inggris; pada pukul 16.00 waktu Eropa, akan dirilis data Neraca Transaksi Berjalan Turki dan Produksi Industri Turki; serta pada pukul 27.00 waktu AS, akan ada pernyataan dari Anggota Dewan Federal Reserve AS, Lael Brainard. Kita perlu mencermati arah pergerakan dolar AS yang sedang menguat akibat spekulasi kenaikan suku bunga di AS.
