Apakah puncak CPI akan membebani kenaikan nilai tukar dolar AS?
12.05.2022
- Inggris: PDB Kuartal Pertama (Angka Awal)
- Jumlah permohonan tunjangan pengangguran baru di AS
Hari sebelumnya, mata uang AS sempat mengalami kenaikan sesaat karena munculnya kekhawatiran akan pengetatan kebijakan moneter akibat angka Indeks Harga Konsumen AS yang mencapai 8,3% kemarin. Namun, kenaikan dolar AS tidak berlanjut, dan pasangan mata uang EUR/USD pulih dari level 1,050 ke 1,057. Pasangan mata uang EUR/USD telah berfluktuasi di sekitar rata-rata pergerakan 20 periode (20MA) pada grafik 4 jam sejak paruh kedua bulan lalu; oleh karena itu, kita perlu mengamati dengan cermat apakah pergerakan dalam kisaran ini akan berlanjut untuk sementara waktu atau apakah akan terjadi penembusan.
Mata uang Eropa mengalami pelemahan secara menyeluruh, termasuk pound yang melemah terhadap mata uang-mata uang Oseania yang juga sedang melemah. Pasangan pound/dolar Australia turun sekitar 200 pip dari 1,775 menjadi 1,756. Setelah penurunan tersebut, pergerakan harga kini mencari arah di sekitar 200 EMA pada grafik 4 jam. Perlu diperhatikan apakah akan ada pergerakan selama sesi Eropa, serta dinamika kekuatan dan kelemahan antara dolar Australia yang sedang melemah dan pound.
Hari ini, pada pukul 15:00 waktu Eropa akan dirilis PDB Inggris kuartal pertama (angka awal), produksi industri Inggris, dan neraca perdagangan Inggris; pada pukul 15:30 akan dirilis harga impor produsen Swiss; serta pada pukul 21:30 waktu AS akan dirilis jumlah permohonan tunjangan pengangguran baru AS, indeks harga produsen AS,pada pukul 23:30 waktu AS akan dirilis Cadangan Gas Alam Mingguan AS, pada pukul 24:35 waktu AS akan ada pernyataan Wakil Gubernur BOC Gravel dari Kanada, pada pukul 26:00 waktu AS akan ada lelang obligasi 30 tahun AS, dan pada pukul 29:00 waktu AS akan ada pernyataan Gubernur Bank Sentral San Francisco Daily. Perlu waspada terhadap pergerakan dolar AS yang mulai mengalami resistensi di level atas akibat puncak inflasi CPI.
