Perlu waspada terhadap penurunan volatilitas akibat hari terakhir libur panjang di Eropa
18.04.2022
- Pasar Eropa tutup karena Hari Senin Paskah
- Pernyataan Gubernur RBNZ Selandia Baru
Mata uang AS pada akhir pekan lalu memang menguat akibat kenaikan imbal hasil obligasi AS, namun tetap berada dalam posisi seimbang dengan euro, sehingga pasangan mata uang euro-dolar AS bergerak dalam kisaran 1,079–1,082.Minggu ini, tidak ada rilis indikator ekonomi besar yang dijadwalkan kecuali Indeks Leading Economic Index AS pada tanggal 21 (Kamis), sehingga perlu diperhatikan pergerakan nilai tukar dolar AS yang sejalan dengan kenaikan suku bunga.
Mata uang Eropa terus berada dalam kondisi seimbang terhadap mata uang Oseania.Pada akhir pekan, pasangan mata uang euro-dolar Australia bergerak dalam kisaran 1,457–1,461, dan pada sesi Asia hari ini, pasangan tersebut menembus ke atas dan naik hingga 1,467. Di tengah memanasnya situasi di Ukraina dan belum berakhirnya pertempuran di Mariupol, euro terus mengalami tekanan di sisi atas.
Hari ini, dijadwalkan akan dirilis Indeks Pasar Perumahan Turki pada pukul 20.30, pernyataan Brad (Gubernur Federal Reserve St. Louis) AS pada pukul 29.00, serta pernyataan O'Hara (Gubernur RBNZ) Selandia Baru.Hari ini, Eropa masih dalam libur panjang menyusul hari libur pada Jumat akhir pekan lalu. Selain itu, tidak ada acara penting seperti pengumuman suku bunga kebijakan yang dijadwalkan minggu ini. Perlu diperhatikan penurunan volatilitas selama sesi Eropa.
