Perlu diperhatikan arah pergerakan dolar Australia yang sedang melemah dan euro yang sedang menguat
09.03.2022
- AS: Persediaan Minyak Mentah Mingguan
- Indeks Permohonan KPR MBA AS
Pada hari sebelumnya, di tengah penguatan dolar AS, mata uang Eropa bergerak stabil, sehingga pasangan pound-dolar AS bergerak dalam kisaran yang sangat sempit sekitar 60 pip di sekitar level terendah bulan ini, yaitu 1,308.Secara teknis, pasangan GBP/USD berada tepat di atas rata-rata pergerakan mingguan 200 (200SMA), dan karena pola penurunan batas atas dalam jangka panjang terus berlanjut, perlu dilakukan penilaian yang cermat apakah 200SMA akan berfungsi sebagai support dan memicu rebound.
Di pasar mata uang Eropa, euro mengalami rebound terhadap dolar Australia yang sebelumnya menguat didorong oleh kenaikan harga komoditas, sehingga pasangan mata uang euro/dolar Australia naik sekitar 480 pip dalam dua hari, dari level terendah tahun ini di 1,456 menjadi 1,505.Meskipun pasangan mata uang euro-dolar Australia saat ini berada di bawah garis rata-rata pergerakan 10 hari (10MA) pada grafik harian, dan indikator RSI harian masih berada di bawah level 30, perlu diperhatikan apakah rebound yang dimulai sejak kemarin akan berlanjut.
Hari ini, pada pukul 17:00 waktu Eropa akan ada pernyataan Wakil Gubernur RBA Australia, Dever; pada pukul 21:00 akan dirilis Indeks Permohonan KPR MBA AS; setelah memasuki waktu AS, pada pukul 24:00 akan dirilis Survei Tenaga Kerja JOLT AS; pada pukul 24:30 akan dirilis Stok Minyak Mentah Mingguan AS;dan pada pukul 27:00 akan diumumkan lelang obligasi AS bertenor 10 tahun. Kita perlu mengamati dengan cermat bagaimana pergerakan mata uang Oseania yang sedang mengalami koreksi dan mata uang Eropa yang sedang menguat.
