Perlu diperhatikan pergerakan euro pasca pernyataan dovish dari Presiden ECB Lagarde
08.02.2022
- Indeks Optimisme Usaha Kecil dan Menengah NFIB AS
- Kanada・Neraca Perdagangan
Pada hari sebelumnya, mata uang AS tertekan oleh mata uang Oseania yang sedang menguat, sehingga pasangan AUD/USD naik dari 0,706 menjadi 0,713.Pada sesi Asia hari ini pun demikian, pergerakan harga masih menguji level atas. Di sisi lain, pasangan pound-dolar AS belum menunjukkan arah yang jelas dan bergerak dalam kisaran 1,349-1,355. Namun, memasuki sesi Asia hari ini, dengan latar belakang imbal hasil obligasi AS 10 tahun yang naik hingga 1,93%, pasangan dolar AS-yen naik sekitar 50 pips dari 114,91 menjadi 115,41.
Mata uang Eropa mengalami tekanan pada sisi atasnya akibat pernyataan yang jelas bernuansa dovish dari Presiden ECB Lagarde kemarin, yang menyatakan bahwa “kenaikan suku bunga tidak akan dilakukan sebelum program pembelian aset berakhir.” Akibatnya, pasangan mata uang euro terhadap dolar AS kini bergerak dalam rentang yang sangat sempit di kisaran 1,141–1,146.Jika penurunan ini terus berlanjut secara perlahan, sebaiknya bersiap untuk penurunan dengan memberikan ruang hingga sekitar level 1.137 pada garis MA 10 harian.
Hari ini, dijadwalkan akan dirilis data neraca perdagangan dan neraca transaksi berjalan Prancis pada pukul 16:45 waktu Eropa, Indeks Optimisme Usaha Kecil dan Menengah NFIB AS pada pukul 20:00, serta neraca perdagangan Kanada dan AS pada pukul 22:30 setelah memasuki waktu AS, dan lelang obligasi AS bertenor 3 tahun pada pukul 27:00. Kita perlu mengamati dengan cermat apakah pasangan mata uang USD/JPY yang sedang menguat ini akan mencoba menembus level resistensi berikutnya.
