Perlu diperhatikan pergerakan pound yang terus menguat setelah kenaikan suku bunga menjadi 0,5%
04.02.2022
- Pernyataan Gubernur Bank of England (BOE) Bailey
- Data Ketenagakerjaan AS
Hari sebelumnya, mata uang AS bergerak sejalan dengan penurunan harga saham yang dipicu oleh laporan keuangan perusahaan teknologi, sehingga Indeks Dolar AS turun hingga 95,19. Seiring dengan pelemahan dolar AS, pasangan mata uang euro terhadap dolar AS naik sekitar 200 pip dari 1,126 menjadi 1,146. Kenaikan tajam ini mendekati level tertinggi terbaru di 1,148.Pasangan mata uang euro/dolar AS saat ini berada tepat di atas rata-rata pergerakan harian 120 (120MA), dan fokusnya akan tertuju pada apakah harga dapat menembus garis 120MA di level 1,146 dengan tubuh candle yang nyata.
Di pasar mata uang Eropa, poundsterling melonjak tajam setelah kemarin suku bunga acuan dinaikkan dari 0,25% menjadi 0,5% untuk kedua kalinya berturut-turut; pasangan mata uang pound-yen naik dari 155,04 menjadi 156,50.Namun, euro yang juga menunjukkan tanda-tanda inflasi terus menguat. Pasangan mata uang euro-pound melonjak sekitar 140 pips dari 0,828 menjadi 0,842, mencatatkan level tertinggi baru bulan ini.
Hari ini, pada pukul 16:00 waktu Eropa akan dirilis data pesanan sektor manufaktur Jerman, pukul 16:45 data produksi industri Prancis, pukul 17:00 pernyataan Gubernur Bank of England (BOE) Bailey, pukul 18:30 PMI sektor konstruksi Inggris, pukul 19:00 data penjualan ritel Eropa,pukul 21:15 pernyataan Wakil Gubernur Bank of England (BOE) Broadbent dan pernyataan Anggota Komite Kebijakan Moneter (MPC) Pill dari Inggris, serta pada pukul 22:30 waktu AS data tingkat pengangguran Kanada dan statistik ketenagakerjaan AS, dan pukul 24:00 Indeks Asosiasi Pembelian Ivey Kanada, dijadwalkan untuk dirilis.Dengan dirilisnya indikator-indikator tersebut dalam waktu AS, kita perlu mengamati dengan cermat apakah mata uang Eropa yang sedang menguat akan sejajar dengan dolar AS.
