Perlu Waspada Terhadap PMI Sektor Manufaktur/Jasa (Angka Awal)?
23.07.2021
- Eropa dan Amerika: PMI Sektor Manufaktur/Jasa (Angka Awal)
- Penjualan Ritel di Inggris
Kemarin, harga saham di pasar AS terus naik meskipun dalam kisaran yang tipis, sehingga pasar ditandai oleh kenaikan harga saham, suku bunga yang stabil, dan kenaikan harga minyak mentah. Terutama, kenaikan harga minyak mentah WTI cukup signifikan, naik hingga 71,6 dolar AS dan berhasil menembus level harga pembukaan di awal pekan.Seiring dengan kenaikan harga saham, indeks ketakutan (VIX) turun hingga 17,6. Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun berada di kisaran 1,28%.
Di pasar valuta asing, momentum kenaikan pasangan mata uang silang yen mulai melemah, sementara pasangan pound-yen bergerak di sekitar level 151,7. Pasangan pound-yen yang sebelumnya mengalami rebound dari level 148,5 kini, jika dilihat pada grafik per jam, telah memasuki fase konsolidasi di sekitar 200SMA, yang menandakan melemahnya momentum kenaikan.Pasangan pound-dolar AS juga mengalami konsolidasi di atas 200SMA pada grafik per jam; tergantung pada pergerakan dolar AS, pasangan ini berpotensi kembali turun, sehingga perlu waspada terhadap kemungkinan penurunan lebih lanjut.
Indikator hari ini meliputi: Penjualan Ritel Inggris pukul 15:00, PMI Manufaktur/Jasa Prancis pukul 16:15, PMI Manufaktur/Jasa Jerman pukul 16:30, PMI Manufaktur/Jasa Zona Euro pukul 17:00, danPMI Manufaktur/Jasa Inggris, pukul 21:30 Penjualan Ritel Kanada, dan pukul 22:45 PMI Manufaktur/Jasa AS. Data PMI hari ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menilai apakah tren ekonomi di masing-masing negara telah mencapai puncaknya, sehingga perlu memperhatikan hasil indikator tersebut sambil mengamati pergerakan harga menjelang akhir pekan.
