Perlu diperhatikan pergerakan nilai tukar dolar Australia
01.06.2021
- Indeks Kondisi Sektor Manufaktur ISM
- Pernyataan Wakil Ketua FRB AS, Quarles
Kemarin, pasar AS tutup, namun pasar Eropa mengalami koreksi, dengan indeks Euro 50 ditutup di level 4.039, turun 0,76% dibandingkan hari sebelumnya. Selain itu, harga minyak Brent Laut Utara bersama dengan WTI telah menembus angka 70 dolar AS, sehingga secara global terlihat tren kenaikan harga minyak mentah. Seiring dengan berlanjutnya program vaksinasi dan pelonggaran jam operasional restoran serta tempat-tempat lainnya, tampaknya dampak dari pencabutan pembatasan aktivitas selama pandemi COVID-19 mulai terlihat secara bertahap.
Pasar valuta asing sedang beralih dari tren penguatan yen ke tren pelemahan yen, dan di antara pasangan mata uang silang yen, kenaikan AUD/JPY terlihat sangat mencolok. Pasangan AUD/JPY, yang hari ini dijadwalkan akan diumumkan keputusan suku bunga kebijakan RBA, telah naik dari 84,6 menjadi 84,9. Pengumuman suku bunga kebijakan hari ini berpotensi mendorong kenaikan lebih lanjut. Selain itu, pasangan AUD/USD menunjukkan momentum yang lebih kuat dan saat ini berada di sekitar level 0,776.
Hari ini, pukul 15:00 akan dirilis data Harga Perumahan Nationwide Inggris, pukul 15:30 data Penjualan Ritel Swiss, pukul 16:00 data PDB Kuartal Pertama Swiss, pukul 16:55 data Tingkat Pengangguran Jerman, pukul 17:30 data PMI Manufaktur Inggris (angka final), pukul 18:00 data Indeks Harga Konsumen Uni Eropa (angka awal),pukul 21:30 data PDB Kanada, pukul 23:00 Indeks Kondisi Manufaktur ISM AS dan pernyataan Wakil Ketua FRB AS Quarles, pukul 24:00 pernyataan Gubernur BOE Inggris Bailey, serta pukul 27:00 pernyataan Anggota Dewan FRB AS Brainard. Kita perlu mengamati dengan hati-hati apakah kekuatan mata uang akan berubah akibat rilis data hari ini.
