Akankah penguatan dolar AS berlanjut?
30.03.2021
- Penguatan dolar AS, pelemahan yen, dan penurunan harga emas
- Aset kripto sedang mengalami tren kenaikan
Kemarin, pergerakan harga saham bervariasi, dengan pasar ditandai oleh harga saham yang stagnan, penguatan dolar AS, dan kenaikan suku bunga. Aset kripto Bitcoin naik hingga 62.000 dolar AS, didorong oleh laporan bahwa perusahaan keuangan besar AS, Fidelity, telah mengajukan permohonan ETF Bitcoin, serta rencana perusahaan pembayaran besar VISA untuk memperkenalkan pembayaran menggunakan stablecoin.
Di pasar valuta asing, mata uang-mata uang Oseania kembali menunjukkan tren kenaikan, dan pasangan AUD/JPY telah pulih hingga level 84,2. Pasangan AUD/USD juga mengalami kenaikan serupa, sehingga dolar Australia menjadi mata uang terkuat bersama dengan dolar Selandia Baru. Selain itu, pasangan mata uang silang terhadap yen yang kemarin melemah pada sesi Asia kembali menguat, sehingga yen kembali menunjukkan tren pelemahan. Pasangan USD/JPY saat ini sedang menguji level resistensi di sekitar 109,96.
Hari ini, pukul 15:00 akan dirilis Indeks Harga Impor Jerman, pukul 15:45 Indeks Keyakinan Konsumen Prancis, pukul 16:00 Indeks KOF Swiss, pukul 21:00 Indeks Harga Konsumen Jerman (angka awal),pukul 22:00 Indeks Harga Perumahan S&P Case-Shiller AS dan pernyataan Wakil Ketua FRB AS Quarles, pukul 23:00 Indeks Keyakinan Konsumen AS, serta pukul 27:30 pernyataan Gubernur Bank Sentral New York AS Williams. Di tengah proses rebalancing akhir bulan, kita perlu mengamati dengan hati-hati apakah penguatan dolar AS akan berlanjut.
